Fakta keji lain dari sosok pelaku pembunuhan wanita yang ditemukan di lemari hotel Semarang pada Kamis 11 Februari 2021 terungkap.
Pelaku adalah pria bernama Okta Apriyanto (30), yang ternyata merupakan suami siri korban, Meliyanti (24).
OA sendiri sebenarnya sudah punya istri sah lain, namun tengah dalam proses perceraian.OA dan Meliyanti tinggal di kamar nomor 102 hootel tersebut sejak seminggu terakhir.
Nahas bagi Meliyanti, tempat itu pula yang menjadi lokasi dirinya dibunuh oleh suami sendiri.
Pelaku memasang tarif sebesar Rp 350 ribu per jam.
Dari tarif itu saya mendapatkan Rp 100 ribu sedangkan yang perempuan mendapat Rp 250 ribu," ujarnya saat dihadirkan pada gelar Perkara di Mapolrestabes Semarang, Jumat (12/2/2020).
Ia mengatakan jika biaya yang dikeluarkan untuk sewa kamarnya selama sehari sebesar Rp 150 ribu.
Ia pun mengaku baru seminggu menyewa kamar tersebut.
"Tahun ini baru ini saya menggunakan hotel ini. Sebelumnya di Kebumen. Tapi sebelumnya lagi lebih sering di Kerawang Jawa Barat," kata dia.
OA mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena sering dicaci maki.
Selain itu korban disebut cemburu melihatnya ngobrol dengan orang lain.
BACA JUGA : Viral Video Balita Bangunkan Ibunya yang Sudah Meninggal
"Saya ngobrol dengan orang lain yang tinggal di situ," tuturnya.
Sebelumnya diwartakan seorang wanita ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam lemari.
Jenazah wanita itu ditemukan dalam lemari kamar hotel Semarang pada Kamis (11/2/2021).
Korban ditemukan pertama kali oleh petugas hotel yang hendak bersih-bersih.
Diketahui bahwa korban beridentitas MY (24).
Korban merupakan warga Dusun Pasir Tanjung, Sidajaya, Cipunagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Untung Kistopo membenarkan adanya penemuan mayat dalam lemari.
Benar ada pembunuhan tersebut, kasus ditangani Polrestabes Semarang," katanya seperti dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunJateng.com.
Kesaksian Petugas Hotel
Korban ditemukan dalam lemari hotel dengan posisi duduk.
BACA JUGA : Tega! Guru Honorer di Bone Dipecat Setelah Unggah Gaji di Facebook
Kedua kaki depan menghadap ke atas sedangkan tubuh korban tindih tas.
Sebelum ditemukan tak bernyawa, MY check in di kamar 102 yang menjadi tempat ditemukannya korban.
Dari informasi yang diterima, korban sebelumnya check in bersama seorang pria.
Pria yang belum diketahui identitasnya itu kemudian meninggalkan hotel seorang diri pada Kamis (11/2/2021) sekira pukul 04.49 WIB.
Saat itu, seorang saksi sempat diminta mengantar pria yang diduga sebelumnya bersama korban ke terminal Bayangan di Sukun, Banyumanik.